Bobol PANDI, Hacker Kembar Asal Ponorogo Disidang

Bobol PANDI, Hacker Kembar Asal Ponorogo Disidang
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) ternyata pernah dibobol oleh hacker kembar asal Ponorogo, Jawa Timur. Pelaku yang masih remaja ini pun sekarang tengah menghadapi tuntutan di meja hijau.

Ketua PANDI Bidang Sosialisasi dan Komunikasi, Sigit Widodo menjelaskan, kasus pembobolan ini sebenarnya terjadi beberapa tahun lalu, tepatnya di tahun 2010.

Kebobolan, Sistem PANDI Dirombak Total

Kebobolan, Sistem PANDI Dirombak Total

Di satu sisi, pembobolan yang dilakukan hacker kembar asal Ponorogo disesalkan oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Namun di sisi lain, PANDI juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pelaku.

Hacker Belia Pun Pernah Bobol Situs SBY

Hacker Belia Pun Pernah Bobol Situs SBY
Sistem Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dibobol oleh hacker yang tergolong masih remaja. Mundur ke belakang, hacker belia pun juga pernah membobol situs sekelas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

PANDI Dilema Hadapi Kasus Hacker Kembar

PANDI Dilema Hadapi Kasus Hacker Kembar

Rasa iba sejatinya dirasakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) terhadap hacker kembar asal Ponorogo, Jawa Timur, yang tengah duduk di kuris pesakitan.

Namun apa daya, meski sistemnya yang menjadi korban pembobolan, PANDI tak bisa serta merta menarik kasus tersebut dari proses di persidangan.

Situs Indonesia Dibobol, Ah Biasa...

Situs Indonesia Dibobol, Ah Biasa...
Sistem Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) yang pernah dibobol oleh hacker asal Ponorogo bukanlah peristiwa luar biasa, namun memang perlu ditindak secara responsif.

Hacker Belia yang Bandel, 'Dijewer' atau Dirangkul?

Hacker Belia yang Bandel, 'Dijewer' atau Dirangkul?
Menurut laporan Akamai dan Buku Putih Kementerian Kominfo, pengguna internet Indonesia terbilang agresif dalam melancarkan serangan. Ironisnya, pelakunya cukup banyak dari kalangan remaja. 

Windows Palsu Bisa Membawa Petaka

Windows Palsu Bisa Membawa Petaka
Windows bajakan yang dijual kepada konsumen bisa mengundang petaka, pasalnya di dalam software bajakan tersebut biasanya tersematkan malware berbahaya bagi para penggunanya.

Ronald A Schwarz selaku Konsultan Microsoft mengatakan, menurut studi terbaru yang dilakukan National University of Singapore di seluruh dunia, ternyata 63 persen sample komputer baru yang sudah terinstal software bajakan di Indonesia mengandung malware berbahaya.

Hacker Tiongkok Pimpin Serangan DDoS, Indonesia Keempat

Hacker Tiongkok Pimpin Serangan DDoS, Indonesia Keempat
Jakarta - Laporan yang dirilis Akamai mengungkap serangan DDoS yang terjadi pada rentang kuartal akhir tahun 2013 lalu didominasi oleh hacker asal Tiongkok. Serangan dari Indonesia pun tak mau kalah.