Pilunya Korban Perdagangan Manusia:Dijebak

Pilunya Korban Perdagangan Manusia:Dijebak

Tidak butuh waktu lama bagi pria tersebut untuk meyakinkan Karla untuk pergi bersamanya. Terutama setelah ibu Karla tidak membuka pintu pada satu malam saat ia pulang agak terlambat.

"Hari berikutnya aku pergi dengan dia. Aku tinggal dengan dia selama tiga bulan di mana ia memperlakukan saya sangat baik. Dia mencintai saya, dia membelikanku baju, memberi saya perhatian, membeli saya sepatu, bunga, cokelat, segala sesuatu yang indah, "kata Karla.

Karla mengatakan pria yang kemudian menjadi pacarnya itu akan meninggalkan dia sendirian selama seminggu di apartemen mereka. Sepupu pria itu akan muncul dengan gadis-gadis baru setiap minggu. Ketika Karla akhirnya mengerahkan keberanian untuk bertanya bisnis apa yang sedang mereka kerjakan, pacarnya mengatakan yang sebenarnya. "Mereka mucikari," katanya.

"Beberapa hari kemudian ia mulai menceritakan semua yang harus aku lakukan; posisi, berapa banyak uang yang harus diperoleh, hal-hal yang harus aku lakukan dengan klien dan untuk berapa lama, bagaimana aku memperlakukan mereka dan bagaimana aku harus berbicara dengan mereka sehingga mereka akan memberiku lebih banyak uang," kata Karla.

Empat Tahun di 'Neraka'

Diperlakukan Tak Pantas Sejak Usia 5 Tahun

Diperlakukan Tak Pantas Sejak Usia 5 Tahun

Karla merasa ia selalu dianiaya dan ditolak oleh ibunya. "Aku berasal dari keluarga yang tidak harmonis. Aku mengalami pelecehan seksual dan dianiaya sejak usia 5 oleh seorang kerabat," kata dia.

Ketika berusia 12 tahun, ia menjadi target pelaku perdagangan manusia yang memikatnya dengan kata-kata manis dan mobil mewah.

Karla kemudian menceritakan bagaimana dia terjerat bujuk rayu pelaku perdagangan manusia yang usianya 10 tahun lebih tua darinya. Saat itu, dia sedang di stasiun kereta bawah tanah di Mexico City untuk menunggu teman.

Ketika itulah muncul seorang anak laki-laki penjual permen datang kepadanya. Bocah itu mengatakan seorang pria memintanya untuk menyerahkan hadiah permen kepada Karla.

Lima menit kemudian, Karla mengatakan, pria itu berbicara dengannya, mengaku seorang salesman mobil bekas. Kecanggungan mulai mencair ketika pria itu mengaku juga korban pelecehan anak-anak. Mereka bertukar nomor telepon dan ketika pria itu menelepon seminggu kemudian, Karla merasa bersemangat.

Pria itu mengajak Karla pergi ke Puebla dengan mobil merah Firebird Trans Am. Tentu saja ini adalah tipu daya untuk menarik hati Karla.

"Ketika melihat mobil itu aku seakan tidak percaya. Aku sangat terkesan dengan mobil tersebut. Benar-benar membuatku terpesona. Dia memintaku untuk masuk ke dalam mobil untuk keliling ke berbagai tempat," katanya.

Dijebak

Pilunya Korban Perdagangan Manusia: Aku Diperkosa 40 Ribu Kali

Pilunya Korban Perdagangan Manusia: Aku Diperkosa 40 Ribu Kali

Sungguh tragis nasib gadis Meksiko bernama Karla Jacinto ini. Dia menjadi korban perdagangan manusia sejak masih kanak-kanak, ketika usianya baru 12 tahun.

Dia disuruh melacur dan melayani hampir 43.200 laki-laki. Namun Karla tidak menyebut hal tersebut sebagai pelacuran, tetapi pemerkosaan.

Ya, Karla merasa ia telah diperkosa oleh lebih dari 40.000 laki-laki setelah jatuh ke tangan pelaku perdagangan manusia.

"Aku diperkosa hingga 30 orang per hari, tujuh hari seminggu, selama empat tahun - 43.200," kata Karla saat menceritakan kisah pilu hidupnya dikutip Dream dari laman CNN, Jumat 12 November 2015.

Kisah Karla memperlihatkan betapa brutalnya perdagangan manusia di Meksiko dan Amerika Serikat. Sebuah dunia kelam yang menghancurkan hidup ribuan gadis Meksiko seperti Karla.

Perdagangan manusia telah menjadi komoditas, yang tidak mengenal batas yang menghubungkan kota-kota di Meksiko tengah dengan kota-kota seperti Atlanta dan New York.

Para pejabat AS dan Meksiko telah menunjuk sebuah kota di Meksiko tengah bernama Tenancingo yang selama bertahun-tahun telah menjadi sumber utama jaringan perdagangan manusia. Dari tempat itulah, para pelaku perdagangan manusia membujuk gadis-gadis sebelum akhirnya dipaksa melacur.

Dengan populasi sekitar 13.000 jiwa, Susan Coppedge, Duta Besar Departemen Luar Negeri AS di organisasi nirlaba Large to Combat Human Trafficking, mengatakan kota tersebut memiliki reputasi besar sebagai pusat prostitusi dan mucikari.

Terkuak! Israel Ternyata Sudah Tahu Paris Akan Diteror

Terkuak! Israel Ternyata Sudah Tahu Paris Akan Diteror

Prancis mendapat bantuan dari agen mata-mata Israel, dalam mengungkap kasus teror di Paris. Aksi teror penembakan dan bom bunuh diri pada Jumat malam pekan kemarin menewaskan lebih dari 129 orang dan 99 lainnya kritis. 

Salah satu radio Israel menduga, bantuan itu berupa data intelijen tentang kelompok militan di Suriah dan Irak. Israel tidak memiliki peringatan awal tentang teror Paris yang menewaskan sedikitnya 129 orang.

Tetapi beberapa jam sebelum itu terjadi, Israel memberi Perancis informasi tentang beberapa anggota militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mengklaim akan melakukan itu, kataChannel Two, stasiun televisi terkenal di Israel, mengutip seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya.

Tanpa memberikan rincian, Channel Two mengatakan intelijen Israel melihat "dengan jelas adanya keterkaitan operasional" antara serangan di Paris, bom bunuh diri di Beirut pada hari Kamis dan jatuhnya sebuah pesawat Rusia di Sinai, Mesir pada 31 Oktober.

Agen mata-mata Israel yang sedang memantau Suriah dan Irak --di mana kelompok teroris ISIS telah berhasil menaklukkan sebagian wilayah tersebut-- mungkin memiliki data intelijen tentang rencana serangan Paris, kata Radio Tentara Israel.

Para pejabat Israel yang dihubungi Reuters tidak bersedia komentar, namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan sudah menginstruksikan pasukan keamanan dan intelijen Israel untuk membantu rekan-rekan di Perancis dan negara-negara Eropa lainnya dengan cara apapun.

Seorang diplomat Barat mengatakan tahun lalu, Israel memberikan informasi kepada koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam memerangi ISIS, yang diperoleh dari database perjalanan internasional warga negara Barat yang diduga bergabung dengan kelompok militan itu. (Ism)

http://www.dream.co.id/news/isis-ancam-potong-lidah-siapa-saja-yang-mengucapkan-kata-ini-151118d/terkuak-israel-ternyata-sudah-tahu-paris-akan-diteror-jl2.html

Spanyol Perintahkan Penangkapan PM Israel Benjamin Netanyahu

Spanyol Perintahkan Penangkapan PM Israel Benjamin Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terancam ditangkap saat menginjakkan kaki di Spanyol. Sebab, pengadilan Negeri Matador itu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atas tuduhan penyerangan aktivis Freedom Flotilla pada 2010.

Menurut harian Latin American Herald Tribune, Hakim Pengadilan Nasional Spanyol Jose de la Mata mengeluarkan surat perintah kepada Kepolisian Garda Nasional untuk menangkap Benjamin setelah kasus penyerangan itu dibuka kembali. Hakim Mata sempat menunda penyidangan kasus ini pada tahun lalu.

Selain Benjamin, terdapat tujuh nama mantan dan pejabat aktif Israel yang juga mendapat ancaman tersebut. Mereka adalah Mantan Menteri Pertahanan Ehud Barak, Mantan Menteri Luar Negeri Avigdor Leiberman, Mantan Menteri Urusan Strategis Mosche Yaalon, Mantan Menteri Dalam Negeri Eli Yishai, Menteri Benny Begin, serta Wakil Laksamana Maron Eliezer. Mereka dinyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden penyerangan itu.

Israel geram dengan adanya putusan ini. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nackson bahkan menyebut putusan ini sebagai tindakan provokasi.

"Kami anggap ini merupakan provokasi. Kami telah bekerjasama dengan otoritas Spanyol untuk membatalkan putusan ini. Kami harap ini dapat segera berakhir," kata Nackson.

Kasus ini diajukan oleh seorang relawan yang menjadi saksi mata dalam penyerangan oleh pasukan keamanan Israel, terhadap kapal bantuan Freedom Flotilla pada 2010 yang mencoba masuk ke Gaza.
Misi kemanusiaan Freedom Flotilla dijalankan oleh 500 relawan dari pelbagai lembaga kemanusiaan, menggunakan enam kapal dengan Mavi Marmara sebagai kapal utama.

Mereka berusaha masuk ke Gaza yang diblokade oleh militer Israel untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti bahan makanan, obat-obatan, serta bahan-bahan bangunan.

Pasukan Pertahanan Israel menghentikan rombongan kapal itu dan meminta mereka memutar arah, namun para relawan menolak perintah itu.

Sehingga, Pasukan Pertahanan Israel kemudian menyerang dan menembaki rombongan kapal itu, hingga menyebabkan delapan aktivis kemanusiaan asal Turki dan satu aktivis kemanusiaan asal Amerika Serikat meninggal, serta 60 aktivis lainnya mengalami luka parah.

Sementara, beberapa aktivis lain memilih melakukan perlawanan menggunakan pisau. 10 pasukan Israel tewas dalam serangan perlawanan tersebut.

Serangan itu mengundang kecaman dari dunia internasional. Pascaserangan, hubungan Israel dengan Turki dikabarkan sempat memanas.

Sumber: independent.co.uk
http://www.dream.co.id/news/isis-ancam-potong-lidah-siapa-saja-yang-mengucapkan-kata-ini-151118d/spanyol-perintahkan-penangkapan-pm-israel-benjamin-netanyahu-jl2.html

ISIS Ancam Potong Lidah Siapa Saja yang Mengucapkan Kata Ini

ISIS Ancam Potong Lidah Siapa Saja yang Mengucapkan Kata Ini

Selama ini, kita sering mendengar para pemimpin dunia berbicara tentang ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS.

Namun sejak serangan teror yang menghancurkan Paris pada hari Jumat pekan lalu, kita juga mendengar sebuah kata lain yang berkaitan dengan ISIS yang diucapkan berulang-ulang.
Ketika Presiden Perancis Francois Hollande menyampaikan pidato berkabung menyusul peristiwa tragis itu, ia mengatakan serangan itu "dilancarkan oleh tentara teroris, jihadis, oleh Daesh, melawan Prancis."

Kelompok hacker Anonymous juga menggunakan istilah 'Daesh' ketika bersumpah untuk 'menyerang' ISIS lewat sebuah tweet yang diunggah kemarin.

Banyak dari kita mungkin tidak pernah mendengar istilah 'Daesh' sebelumnya. Tetapi dengan meningkatnya serangan dan ancaman dari ISIS, kita mungkin akan sering mendengar kata Daesh tersebut.

Daesh sebenarnya merupakan singkatan untuk frasa Bahasa Arab al-Dawla al-Islamiya al-Iraq al-Sham atau Islamic State of Iraq and Syria.

Pada dasarnya, itu kata lain untuk ISIS - tapi rupanya kata Daesh itu sangat dibenci oleh kelompok teroris tersebut.

Mengapa? Karena kata Daesh mirip bunyinya dengan kata Arab 'Daes', yang berarti 'orang yang menginjak sesuatu di bawah kaki' dan 'Dahes' yang diterjemahkan sebagai 'orang yang menabur perselisihan'.

Pada Januari lalu, Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengumumkan bahwa ia akan mulai mengacu kelompok teroris itu dengan nama Daesh.

"Daesh sangat benci dengan istilah itu, dan apa yang tidak mereka suka itu tertarik buat saya."

Tampaknya para pemimpin dunia lainnya sekarang mengikuti langkah PM Australia. Dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan Sekretaris Negara Amerika Serikat John Kerry juga menggunakan istilah tersebut.

Menurut NBC, ISIS dilaporkan mengancam akan 'memotong lidah' orang yang menggunakan istilah itu jika mereka mendengarnya.

"Ini adalah istilah menghina dan bukan sesuatu yang bisa digunakan seperti biasa bahkan jika Anda tidak menyukai mereka," kata Evan Kohlmann, seorang analis keamanan nasional.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan teror terkoordinasi yang mengguncang ibukota Perancis pada Jumat malam, menewaskan sedikitnya 129 orang.

Presiden Hollande berjanji untuk menghancurkan kelompok teroris tersebut, dengan menjatuhkan 20 bom di markas pusat ISIS di Raqqa, Suriah, tadi malam.

Sementara itu polisi Perancis terus memburu terduga pelaku teror bernama Salem Abdeslam, yang diyakini melarikan diri usai mengambil bagian dalam serangan yang menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai lebih banyak lagi.   

(Ism, Sumber: Mirror.co.uk)
http://www.dream.co.id/news/isis-ancam-potong-lidah-siapa-saja-yang-mengucapkan-kata-ini-151118d.html

Mayat Berubah Jadi Berlian

Mayat Berubah Jadi Berlian


Perusahaan pelayanan pemakaman di Australia Selatan menawarkan cara baru dalam mengenang anggota keluarga yang telah meninggal.


Perusahaan bernama In Memorium Productions yang dipimpin Bill Yeo mengklaim, bisa membuat berlian dari rambut atau abu kremasi orang yang meninggal untuk dijadikan sebagai perhiasan.

Dikutip Dream dari abc.net.au, Kamis 16 April 2015, sampel rambut atau abu anggota keluarga yang meninggal akan dikirim ke laboratorium di Finlandia untuk diproses menjadi berlian.

Karbon yang diekstrak dari sampel tersebut dicampur dengan karbon generik untuk mendapatkan ukuran berlian yang diminta.

Proses pembuatan berlian unik ini memakan waktu 90 sampai 120 hari. Yeo mengatakan perusahaannya baru saja menyelesaikan pesanan pertama sejak layanan ini ditawarkan, berupa dua berlian dari abu seorang wanita Australia Barat untuk suami dan anaknya.

Untuk membuat sebuah berlian dibutuhkan antara 100 hingga 200 gram abu jenazah. Sementara sisanya bisa digunakan keluarga untuk melakukan prosesi tabur abu atau ditaruh di dalam guci.

Saat ini, masyarakat sudah mulai banyak yang memesan berlian kenangan ini dan memasukkannya dalam rencana pemakaman mereka, kata Yeo.

Untuk biaya pembuatan berlian kenangan ini tergantung pada ukuran yang diminta. Normalnya, biaya pembuatan berlian kenangan ini antara AU$ 1.000 (Rp 9,8 juta) sampai lebih dari AU$ 22.000 (Rp 216 juta) untuk berlian dua karat.

"Layanan ini memang bukan untuk semua orang, tapi untuk mereka yang suka dengan ide dan konsep unik untuk mengenang orang yang meninggal. Berlian ini sangat berharga bagi mereka," kata Yeo.

Yeo mengatakan, sejak menawarkan layanan ini kepada direktur pemakaman pada awal tahun lalu, sekira 80 persen dari permintaan berasal dari keluarga yang ingin membuat batu berlian dari orang yang mereka cintai.

Layanan ini ternyata juga menarik minat dari mereka yang ditinggal hewan peliharaan kesayangan. Sekitar 20 persen dari permintaan berasal dari para pemilik hewan peliharaan yang ingin membuat kenang-kenangan.

"Saya sudah menerima pesanan dari seorang wanita yang ingin memiliki kenangan darin anjing kesayangannya."

Yeo sebenarnya tidak terpikir untuk membuat berlian dari abu hewan peliharaan. Tapi hal itu dirasa Yeo masuk akal karena beberapa orang tertentu ingin memiliki kenangan dari mereka yang sudah meninggal, dan berlian kenangan ini adalah salah satu caranya. (Ism)


29 Mayat Bocah Dicuri dari Makam, Dijadikan Boneka

Seorang penjarah kuburan di Rusia terpaksa dikirim ke rumah sakit jiwa karena menggali 29 mayat anak-anak dan mengubah mereka menjadi manusia boneka.

Anatoly Moskvin, 47 tahun, adalah seorang jenius dan menguasai 13 bahasa. Profesinya sebagai ahli sejarah telah membuatnya gila.

Dia menggali 29 mayat anak-anak dan mendandani mereka seperti boneka. Tidak hanya itu, Moskvin menyimpan mayat-mayat tersebut di apartemen orang tuanya di kota Nizhny Novgorod daerah Rusia bagian barat, layaknya koleksi boneka.

Natalia Chardymova, ibu dari salah satu manusia boneka Olga yang terbunuh saat berusia 10 tahun, merasakan kepedihan yang mendalam setelah membaca tulisan yang ditinggalkan Moskvin di makam puterinya. Moskvin menyimpan mayat Olga selama 9 tahun.

"Kami menggigil ketakutan setiap pergi ke makam Olga, tidak tahu apa yang akan terjadi,' kata Chardymova, 42 tahun.

"Catatan-catatan tak bernama yang memuakkan itu ditujukan untuk puteriku. Pembunuh itu memanggilnya 'Little Lady'", tambah Chardymova.

"Pembunuh itu memberi selamat libur kepada puteriku. Dia selalu mengingat tentang 1 September setiap tahun dan bel sekolah terakhir di bulan Mei."

Chardymova tak bisa menahan kesedihannya setiap datang ke makam kosong Olga dan menemukan catatan-catatan dari Moskvin.

"Bayangkan perasaan kami saat membaca catatan tentang pembunuh puteri kami. Itu bukan lelucon lagi tapi sebuah tombak yang menembus hati kami," ujar dia.

Moskvin mendandani mayat gadis-gadis tersebut dengan stocking, pakaian anak-anak dan sepatu setinggi lutut. Dia juga memakaikan lipstik di bibir mereka. Agar tampak seperti boneka hidup, Moskvin memasang kotak musik di bagian dalam tubuh mereka.

Dalam persidangan, Moskvin mengaku mulai menggali makam setelah dia ditangkap pada 2011. Moskvin mengaku dia sedang menunggu ilmu pengetahuan menemukan cara menghidupkan gadis-gadis malang itu kembali.

Hakim mengatakan mental Moskvin begitu sakit sehingga tak bisa disidang melalui pengadilan. Untuk itu, hakim memerintahkan Moskvin untuk dikirim ke rumah sakit jiwa.

"Dia kemungkinan besar tidak akan meninggalkan rumah sakit jiwa," kata hakim Constantin Zhilyakov kepada MailOnline. (Ism)



Ilmuwan: Hantu Hanya Efek Tipuan Otak Manusia

Ilmuwan: Hantu Hanya Efek Tipuan Otak Manusia


Ahli saraf di Swiss berhasil membuktikan bahwa hantu hanyalah efek dari tipuan otak manusia.

Dream - Para ahli saraf di Swiss berhasil membuktikan bahwa hantu hanyalah efek dari tipuan otak manusia. Kesimpulan tim yang dipimpin Olaf Blanke ini didapat setelah mereka melakukan percobaan tentang hantu di laboratorium.